Informatika 22-8-2023
Mencari informasi teknologi yang digunakan pada aplikasi:
A. GRAB / GOJEK:
1. Grab dan Gojek adalah platform transportasi dan layanan serba bisa berbasis aplikasi yang populer di Asia Tenggara. Mereka menawarkan layanan seperti pemesanan kendaraan (mobil atau sepeda motor), pengiriman makanan, layanan keuangan, dan banyak lagi.
2. Kelebihan Grab dan Gojek meliputi kenyamanan memesan transportasi dan layanan dengan mudah melalui aplikasi, membantu pengemudi atau mitra usaha kecil mendapatkan penghasilan tambahan, serta memungkinkan konsumen mendapatkan akses cepat dan nyaman ke berbagai layanan.
3. Kekurangan dapat termasuk kemungkinan harga saat permintaan tinggi, masalah privasi yang mungkin muncul dalam berbagi lokasi dan data pribadi, serta beberapa tantangan hukum dan regulasi di beberapa wilayah.
4. Gojek dikembangkan oleh perusahaan bernama PT Aplikasi Karya Anak Bangsa di Indonesia. Sementara itu, Grab dikembangkan oleh perusahaan Grab Holdings yang berbasis di Singapura.
5. Teknologi yang digunakan meliputi aplikasi seluler (iOS dan Android) untuk memesan layanan, pemetaan GPS untuk pelacakan lokasi, sistem pembayaran digital, dan optimasi rute untuk efisiensi perjalanan.
6. Infrastruktur yang digunakan termasuk jaringan seluler untuk komunikasi antara aplikasi di perangkat pengguna dan mitra pengemudi, serta server pusat untuk mengelola pesanan, pembayaran, dan data pengguna.
7. Pembuatan aplikasi tersebut melibatkan berbagai bahasa pemrograman seperti Java ( Java adalah salah satu bahasa pemrograman yang sangat populer dan telah ada sejak lama. Java sering digunakan dalam pengembangan aplikasi Android. Ia dikenal karena portabilitasnya yang tinggi, artinya kode yang ditulis dalam Java dapat dijalankan di berbagai platform tanpa perlu banyak perubahan. ), Kotlin ( Kotlin adalah bahasa pemrograman modern yang juga dapat digunakan untuk mengembangkan aplikasi Android. Kotlin dirancang untuk mengatasi beberapa kelemahan Java dan menyediakan efek yang lebih ekspresif. Banyak pengembang Android beralih ke Kotlin karena ia menyediakan fitur-fitur yang lebih canggih dan menyenangkan untuk digunakan. ), Swift ( Swift adalah bahasa pemrograman yang dikembangkan oleh Apple untuk menggantikan Objective-C dalam pengembangan aplikasi iOS, macOS, watchOS, dan tvOS. Ia dirancang dengan fokus pada kecepatan dan keselamatan, serta memiliki strukrur yang lebih mudah dibaca dan dipahami daripada Objective), Ketiga bahasa pemrograman ini memungkinkan para pengembang untuk membuat aplikasi yang kuat, efisien, dan sesuai dengan kebutuhan platform yang berbeda.
8. Gojek dan Grab menggunakan berbagai jenis kendaraan, seperti mobil pribadi, taksi, sepeda motor, dan sepeda untuk menyediakan layanan transportasi. Selain itu, mereka juga menawarkan layanan pengiriman barang dan makanan.
9. Vendor yang digunakan mungkin mencakup penyedia layanan pembayaran, penyedia layanan hosting server, serta pihak ketiga yang menyediakan layanan keamanan data.
10. Grab dan Gojek digunakan untuk memesan transportasi pribadi, mengantarkan makanan dari restoran atau toko, melakukan pembayaran digital, membeli kebutuhan sehari-hari, dan bahkan menikmati layanan hiburan tertentu seperti streaming musik atau film.
B. SHOPEE:
1. Shopee adalah platform e-commerce (kegiatan jual-beli) berbasis aplikasi yang memungkinkan pengguna untuk membeli dan menjual produk secara online. Platform ini menyediakan berbagai kategori produk, termasuk pakaian, elektronik, kosmetik, makanan, dan banyak lagi. Pengguna dapat mengakses Shopee melalui aplikasi seluler atau situs web.
2. Kelebihan Shopee termasuk banyaknya variasi produk, adanya program promosi dan diskon, fitur ulasan produk, serta kemudahan dalam melakukan pembayaran menggunakan berbagai metode seperti kartu kredit, transfer bank, atau dompet digital.
3. Kekurangan mungkin termasuk variasi kualitas produk yang beragam, waktu pengiriman yang bervariasi tergantung pada penjual, serta beberapa potensi risiko seperti penipuan atau ketidaksesuaian produk dengan deskripsi.
4. Shopee dikembangkan oleh Sea Group, sebuah perusahaan teknologi yang berbasis di Singapura. Sea Group juga memiliki bisnis-bisnis lain seperti layanan game dan pembayaran digital.
5. Teknologi yang digunakan mencakup aplikasi seluler untuk platform Android dan iOS, sistem manajemen database untuk mengelola informasi produk dan transaksi, serta sistem pembayaran online untuk memfasilitasi proses pembelian.
6. Infrastruktur yang digunakan melibatkan jaringan server untuk mengelola lalu lintas pengguna, penyimpanan data produk, dan sistem pembayaran.
7. Pengembangan aplikasi Shopee melibatkan bahasa pemrograman seperti Java dan Kotlin untuk Android, serta Swift untuk iOS. Penggunaan berbagai kerangka kerja pengembangan seperti Android Studio yang mungkin terlibat.
8. Metode yang digunakan dalam transaksi dapat melibatkan berbagai opsi, seperti pembayaran kartu kredit, transfer bank, Qris, dan bahkan pembayaran saat barang diterima (COD) tergantung pada kebijakan penjual.
9. Vendor yang digunakan mungkin melibatkan penyedia layanan pembayaran, penyedia layanan ( hosting server) , serta pihak ketiga yang membantu dalam pengiriman produk.
10. Shopee digunakan sebagai platform untuk berbelanja produk-produk dari berbagai kategori, menjual produk secara online, mencari penawaran dan diskon, serta berinteraksi dengan penjual dan pembeli melalui fitur komunikasi yang disediakan.
C. GAME MOBILE LEGENDS:
1. Mobile Legends: Bang Bang (biasa disebut Mobile Legends) adalah permainan multiplayer online battle arena (MOBA) yang dimainkan pada perangkat mobile. Pemain membentuk tim untuk melawan tim lawan dalam pertandingan 5v5, dengan tujuan menghancurkan basis musuh.
2. Kelebihan Mobile Legends termasuk kontrol yang sederhana dan intuitif, pertandingan singkat yang sesuai untuk perangkat mobile, beragam pilihan pahlawan dengan kemampuan unik, serta dukungan komunitas yang aktif.
3. Kekurangan mungkin meliputi ketidakseimbangan pahlawan dalam beberapa update, potensi ketergantungan pada pembelian dalam aplikasi untuk kemajuan cepat, serta masalah keterlambatan atau gangguan koneksi saat bermain online.
4. Mobile Legends dikembangkan oleh perusahaan game Moonton, yang berbasis di Tiongkok.
5. Teknologi yang digunakan dalam Mobile Legends mencakup penggunaan jaringan internet untuk bermain secara online, server permainan untuk menyediakan pertandingan antar pemain, dan sistem pengenalaman dan kemajuan pemain.
6. Infrastruktur yang digunakan melibatkan server yang ditempatkan di berbagai lokasi untuk mengurangi keterlambatan dan gangguan dalam permainan.
7. Pengembangan Mobile Legends melibatkan berbagai bahasa pemrograman seperti C++ ( C++ adalah bahasa pemrograman tingkat tinggi yang juga memiliki elemen-elemen pemrograman tingkat rendah. Bahasa ini merupakan pengembangan dari bahasa C yang lebih tua. C++ memiliki fitur-fitur seperti dukungan untuk pemrograman berorientasi objek, yang memungkinkan pengembang untuk membuat struktur data yang lebih kompleks ) dan Lua ( Lua adalah bahasa pemrograman scripting ringan dan fleksibel yang dirancang untuk mengintegrasikan dengan aplikasi yang lebih besar sebagai bahasa ekstensi. Bahasa ini dikenal karena kecepatan eksekusi yang tinggi dan ukuran kode yang kecil. ) , yang digunakan untuk mengembangkan mekanika permainan, kecerdasan buatan pahlawan, serta fitur-fitur lainnya.
8. Metode yang digunakan dalam permainan melibatkan kontrol sentuh di layar perangkat mobile, seperti tapping ( mengetuk ) dan sliding ( menggeser ), untuk mengendalikan gerakan pahlawan dan tindakan dalam pertandingan.
9. Vendor yang digunakan mungkin melibatkan penyedia layanan pembayaran dalam aplikasi, penyedia layanan server untuk menyimpan data pemain, serta penyedia layanan hosting untuk pertandingan antar pemain.
10. Mobile Legends digunakan untuk hiburan, memberikan pengalaman bermain game MOBA di perangkat mobile, serta berinteraksi dengan teman-teman dalam pertandingan online.
D. TIK TOK:
1. TikTok adalah platform media sosial berbasis video yang memungkinkan pengguna untuk membuat, mengedit, dan berbagi video pendek. Pengguna dapat menambahkan musik, efek visual, dan filter ke dalam video mereka. TikTok menjadi sangat populer karena format video yang menarik dan mudah diakses.
2. Kelebihan TikTok termasuk antarmuka yang sederhana, berbagai alat kreatif untuk membuat video menarik, kemampuan berkolaborasi dengan pengguna lain, serta kemampuan video viral dengan cepat yang dapat meningkatkan visibilitas pengguna.
3. Kekurangan TikTok mungkin mencakup konten yang tidak selalu bermutu, potensi risiko privasi dan keamanan, serta penggunaan waktu yang berlebihan yang dapat mengganggu produktivitas.
4. TikTok dikembangkan oleh perusahaan teknologi Tiongkok bernama ByteDance.
5. Teknologi yang digunakan mencakup algoritma pemrosesan citra dan suara untuk mengenali dan menyatukan video serta musik, serta pengembangan antarmuka pengguna yang responsif pada berbagai perangkat mobile.
6. Infrastruktur yang digunakan melibatkan server untuk menyimpan video, musik, dan data pengguna. Ini juga termasuk penyediaan jaringan yang stabil dan cepat untuk mengakses dan berbagi video secara online.
7. Pengembangan TikTok melibatkan berbagai bahasa pemrograman seperti Python ( Python adalah bahasa pemrograman tingkat tinggi yang sering digunakan untuk pengembangan perangkat lunak, pemrograman skrip, analisis data, dan pengembangan web ) , Java, dan Kotlin, serta penggunaan berbagai kerangka kerja pengembangan aplikasi mobile.
8. Metode yang digunakan dalam aplikasi TikTok melibatkan antarmuka sentuh di layar perangkat mobile untuk mengedit video, menambahkan efek, serta melakukan interaksi dengan konten dan pengguna lain.
9. Vendor yang digunakan mungkin melibatkan penyedia layanan cloud untuk penyimpanan data, layanan pembayaran dalam aplikasi, serta berbagai vendor jaringan yang membantu dalam penyediaan konektivitas yang lancar.
10. TikTok digunakan untuk berbagi video kreatif, tarian, lip sync, tantangan, komedi, dan berbagai bentuk hiburan lainnya. Ini juga menjadi platform untuk ekspresi diri, berinteraksi dengan pengguna lain, dan menemukan konten yang sesuai dengan minat individu.
E. SPOTIFY:
1. Spotify adalah layanan streaming musik digital yang memungkinkan pengguna untuk mendengarkan jutaan lagu dari berbagai genre secara online. Pengguna dapat mengakses musik melalui aplikasi seluler atau desktop, membuat daftar putar pribadi, mengikuti artis favorit, dan menemukan lagu-lagu baru.
2. Kelebihan Spotify termasuk memiliki koleksi musik yang luas dan bervariasi, kemampuan membuat daftar putar yang disesuaikan, mode offline untuk mendengarkan musik tanpa koneksi internet, serta pilihan untuk mengikuti artis dan mendapatkan rekomendasi berdasarkan preferensi musik.
3. Kekurangan mungkin mencakup batasan pada mode gratis dengan iklan yang dapat mengganggu, kualitas suara tergantung pada jenis langganan yang dipilih, dan beberapa artis mungkin tidak tersedia di platform karena lisensi atau perjanjian lainnya.
4. Spotify dikembangkan oleh Spotify Technology S.A., perusahaan yang berbasis di Luksemburg.
5. Teknologi yang digunakan melibatkan streaming musik melalui internet, teknologi pemrosesan audio untuk menghasilkan suara berkualitas tinggi, serta algoritma rekomendasi untuk memberikan pengguna saran lagu berdasarkan preferensi mereka.
6. Infrastruktur yang digunakan mencakup server untuk menyimpan dan mengelola katalog musik, serta jaringan pengiriman konten (CDN) untuk mengirimkan musik ke pengguna di seluruh dunia.
7. Pengembangan Spotify melibatkan berbagai bahasa pemrograman seperti Java, Scala ( Scala adalah bahasa pemrograman yang dirancang untuk menggabungkan paradigma pemrograman fungsional dan berorientasi objek. ) , Python, dan JavaScript ( JavaScript adalah bahasa pemrograman yang sering digunakan untuk mengembangkan aplikasi web interaktif. ), serta kerangka kerja pengembangan seperti Spring Framework ( Spring Framework adalah kerangka kerja (framework) untuk pengembangan aplikasi berbasis Java yang memudahkan pembuatan aplikasi berorientasi objek dan mempercepat proses pengembangan dengan menyediakan banyak fitur dan alat. Spring Framework dirancang untuk membantu pengembang dalam mengembangkan aplikasi yang lebih mudah diuji, fleksibel, dan dapat dikelola. )
8. Metode yang digunakan dalam aplikasi Spotify melibatkan antarmuka pengguna yang mudah digunakan dengan fitur pencarian, pemutaran musik, dan interaksi dengan daftar putar.
9. Vendor yang digunakan mungkin termasuk penyedia layanan pembayaran dalam aplikasi, penyedia layanan server, serta pihak ketiga yang membantu dalam manajemen lisensi musik dan hak cipta.
10. Spotify digunakan untuk mendengarkan musik dan podcast, membuat dan mengelola daftar putar pribadi, menemukan musik baru, serta mengikuti artis dan teman-teman untuk berbagi preferensi musik.
F. ARCGIS (Arc Geographic Information System):
1. Arcgis adalah sistem informasi geografis (SIG) yang dikembangkan oleh perusahaan Esri (Environmental Systems Research Institute). Ini adalah perangkat lunak yang digunakan untuk menganalisis, mengelola, dan memvisualisasikan data geografis dalam bentuk peta. ARCGIS memiliki berbagai komponen dan solusi yang mencakup berbagai aspek dalam pemrosesan data geografis.
2. - Kemampuan analisis yang kuat: Arcgis menyediakan alat analisis yang canggih untuk menganalisis data geografis, termasuk analisis spasial, statistik, dan analisis jaringan.
- Visualisasi yang kuat: Arcgis memungkinkan pembuatan peta interaktif yang menarik dengan berbagai simbol dan tampilan.
- Integrasi data: Bisa mengintegrasikan data geografis dari berbagai sumber, termasuk citra satelit, data drone, data sensor, dan lain-lain.
- Pemetaan 3D: Mendukung pemetaan dalam tiga dimensi, yang berguna untuk pemodelan lingkungan dan kota.
3. - Biaya: Lisensi Arcgis bisa mahal, terutama untuk organisasi besar atau pengguna individu.
- Kurva belajar: Penggunaan Arcgis membutuhkan pembelajaran dan pelatihan untuk memahami fungsi-fungsinya secara menyeluruh.
- Sumber daya komputer: Beberapa fitur Arcgis membutuhkan perangkat keras yang kuat untuk beroperasi dengan lancar.
4. Arcgis dikembangkan oleh Esri (Environmental Systems Research Institute), perusahaan yang berbasis di Amerika Serikat dan fokus pada teknologi informasi geografis.
5. Arcgis menggunakan teknologi geospasial termasuk sistem koordinat, proyeksi peta, analisis spasial, basis data geografis, dan visualisasi peta.
6. Arcgis melibatkan infrastruktur seperti basis data geografis, perangkat lunak desktop, server GIS, dan berbagai alat tambahan.
7. Arcgis mendukung berbagai bahasa pemrograman termasuk Python, Java, JavaScript, dan lainnya melalui API (Application Programming Interface) yang disediakan oleh Esri.
8. Arcgis memanfaatkan metode pemetaan, analisis spasial, pemrosesan data, dan visualisasi untuk membantu pengguna memahami dan mengelola data geografis.
9. Esri adalah vendor utama Arcgis, dan mereka juga menyediakan berbagai layanan, dukungan, dan konsultasi terkait penggunaan produk mereka.
10. Arcgis digunakan untuk berbagai keperluan termasuk pemetaan lingkungan, pemodelan kota, analisis data geografis, manajemen sumber daya alam, perencanaan kota, dan banyak lagi. Ini juga umumnya digunakan dalam ilmu geografi, ilmu bumi, manajemen bencana, dan berbagai industri yang memerlukan analisis spasial dan visualisasi data geografis.
G. PAYMENT :
1. Payment merujuk pada proses atau transaksi yang melibatkan penukaran nilai moneter sebagai pembayaran atas barang atau layanan. Ini mencakup berbagai metode seperti pembayaran tunai, transfer bank, kartu kredit, pembayaran digital, dan metode pembayaran lainnya.
2. - kemudahan: Metode pembayaran elektronik memungkinkan transaksi yang lebih cepat dan lebih mudah tanpa perlu membawa uang tunai.
- Keamanan: Pembayaran digital sering dilindungi oleh protokol keamanan yang kuat, mengurangi risiko kehilangan uang secara fisik.
- Lacak Transaksi: Transaksi elektronik dapat dilacak dengan mudah, memberikan catatan yang jelas tentang pembayaran dan transaksi lainnya.
- Kemajuan Teknologi: Inovasi dalam pembayaran digital terus berkembang, memberikan pengguna beragam pilihan dan kenyamanan.
3. - Ketergantungan Teknologi: Metode pembayaran digital memerlukan akses ke perangkat dan konektivitas internet, yang bisa menjadi kendala dalam beberapa situasi.
- Potensi Kerentanan Keamanan: Transaksi digital dapat rentan terhadap pencurian data dan serangan cyber jika tidak diamanankan dengan baik.
- Biaya: Beberapa metode pembayaran elektronik mungkin membebankan biaya tambahan.
4. Banyak perusahaan dan lembaga yang terlibat dalam pengembangan solusi pembayaran, termasuk bank, fintech, penyedia pembayaran pihak ketiga, dan penyedia teknologi.
5. Teknologi yang digunakan dalam pembayaran meliputi jaringan komputer, enkripsi, protokol keamanan, serta infrastruktur perbankan.
6. Infrastruktur yang digunakan melibatkan sistem perbankan, jaringan kartu kredit, teknologi pembayaran digital, dan berbagai layanan lain yang memfasilitasi transaksi.
7. Pembayaran digital melibatkan berbagai pemrograman seperti pengembangan aplikasi perbankan, integrasi API pembayaran, pengembangan platform e-commerce, dan pengembangan keamanan transaksi.
8. Metode pembayaran dapat beragam, termasuk metode yang melibatkan transfer uang, menggunakan kartu kredit, pembayaran melalui ponsel pintar, dompet digital, dan lain-lain.
9. Vendor yang digunakan dalam pembayaran bisa mencakup bank, penyedia jasa pembayaran pihak ketiga seperti PayPal, Stripe, Visa, Mastercard, dan berbagai penyedia dompet digital.
10. Pembayaran digunakan untuk membayar barang atau layanan, berbelanja online, membayar tagihan, mentransfer uang kepada orang lain, dan mengelola transaksi keuangan dalam berbagai konteks seperti bisnis, perdagangan, atau kehidupan sehari-hari.
H. LMS ( Learning Management System ) :
1. Learning Management System (LMS) adalah perangkat lunak atau platform yang dirancang untuk mengelola, mengirimkan, dan melacak pembelajaran secara daring. Ini digunakan oleh lembaga pendidikan, organisasi, dan perusahaan untuk menyediakan konten pendidikan atau pelatihan kepada peserta di lingkungan virtual.
2. - Akses Fleksibel: Peserta dapat mengakses materi pembelajaran dari mana saja dan kapan saja.
- Pengelolaan Konten: LMS memungkinkan pengajar mengunggah, mengelola, dan membagikan konten pembelajaran seperti video, bahan bacaan, tugas, dan ujian.
- Pelacakan Progres: LMS memungkinkan pengajar atau administrator melacak kemajuan peserta, mengidentifikasi area yang memerlukan perhatian lebih, dan memberikan umpan balik.
- Pengaturan Ujian: Pengajar dapat membuat ujian dan tugas online, serta memberikan penilaian secara otomatis.
- Kolaborasi: LMS sering menyediakan fitur-fitur kolaboratif seperti forum diskusi dan grup belajar.
3. - Ketergantungan Teknologi: Akses ke LMS memerlukan perangkat dan koneksi internet yang baik.
- Kendala Interaksi Tatap Muka: Pembelajaran daring mungkin tidak memberikan interaksi tatap muka yang sama seperti dalam pembelajaran tradisional.
- Kurva Belajar: Pengguna, terutama yang kurang akrab dengan teknologi, mungkin memerlukan waktu untuk beradaptasi dengan LMS.
4. Berbagai perusahaan mengembangkan LMS, termasuk Blackboard, Moodle, Canvas, Edmodo, Schoology, dan banyak lagi.
5. LMS menggunakan teknologi web, database, dan infrastruktur jaringan untuk mengirimkan konten dan memfasilitasi interaksi antara pengajar dan peserta.
6. Infrastruktur LMS melibatkan server untuk menyimpan data, sistem manajemen basis data, serta infrastruktur jaringan untuk menghubungkan pengajar dan peserta.
7 . Pengembangan LMS melibatkan berbagai bahasa pemrograman seperti PHP, Java, Python, serta pengembangan aplikasi web dan integrasi berbagai komponen.
8. Metode LMS mencakup manajemen konten, manajemen pengguna, fitur penilaian, interaksi kolaboratif, serta alat pelacakan dan pelaporan.
9. Berbagai perusahaan dan lembaga pendidikan mengembangkan dan menyediakan LMS, dan vendor seperti Blackboard, Moodle HQ, dan Instructure (pengembang Canvas) adalah beberapa di antaranya.
10. LMS digunakan untuk memberikan pembelajaran daring, pelatihan karyawan, pelatihan profesional, manajemen kursus, pelatihan siswa, dan lebih banyak lagi, terutama dalam konteks pendidikan dan
I. MEDIA SOSIAL
A. WHATSAPP:
1. WhatsApp adalah aplikasi pesan instan yang memungkinkan pengguna mengirim pesan teks, suara, gambar, dan video melalui koneksi internet. Aplikasi ini juga menyediakan panggilan suara dan video melalui internet, serta fitur berbagi lokasi dan status.
2. - Pengiriman Pesan Cepat: Pesan dikirim dengan cepat tanpa keterlambatan.
- Pengiriman Media: Pengguna dapat mengirim foto, video, dan file audio dengan mudah.
- Panggilan Suara dan Video Gratis: WhatsApp memungkinkan panggilan suara dan video gratis melalui internet.
- Enkripsi End-to-End: Pesan dienkripsi secara end-to-end, memberikan keamanan dan privasi.
- Berbagi Lokasi: Pengguna dapat berbagi lokasi secara real-time dengan kontak.
3. - Ketergantungan Internet: Dibutuhkan koneksi internet aktif untuk mengirim dan menerima pesan.
- Privasi Kontak: WhatsApp menggunakan kontak telepon untuk mengidentifikasi pengguna, yang dapat mempengaruhi privasi.
- Penyalahgunaan: Seperti platform lainnya, WhatsApp juga bisa digunakan untuk penyebaran konten yang tidak pantas atau disinformasi.
4. WhatsApp awalnya dikembangkan oleh Brian Acton dan Jan Koum. Namun, pada 2014, WhatsApp diakuisisi oleh Facebook Inc.
5. WhatsApp menggunakan berbagai teknologi seperti protokol enkripsi end-to-end, pengiriman data melalui koneksi internet, serta teknologi untuk panggilan suara dan video.
6. Infrastruktur WhatsApp mencakup server yang menyimpan pesan sementara jika penerima tidak tersedia, serta infrastruktur jaringan untuk mengirimkan data.
7. WhatsApp menggunakan berbagai bahasa pemrograman untuk pengembangan aplikasi, termasuk Java untuk aplikasi Android dan Swift/Objective-C untuk aplikasi iOS.
8. Metode WhatsApp melibatkan antarmuka pengguna yang sederhana dan intuitif untuk mengirim pesan teks, media, melakukan panggilan suara/video, serta pengaturan status.
9. WhatsApp adalah produk Facebook Inc., yang bertindak sebagai vendor utama dalam pengembangan dan penyediaan aplikasi ini.
10. WhatsApp digunakan untuk berkomunikasi dengan teman, keluarga, dan rekan kerja melalui pesan teks, panggilan suara/video, serta berbagi media dan lokasi. Ini juga digunakan untuk berkomunikasi dengan pelanggan dalam beberapa bisnis dan organisasi.
B. TELEGRAM:
1. Telegram adalah aplikasi pesan instan yang mirip dengan WhatsApp, memungkinkan pengguna untuk mengirim pesan teks, suara, gambar, dan video melalui koneksi internet. Telegram menekankan pada keamanan dan privasi dengan fitur enkripsi kuat dan berbagai alat pengendalian pesan.
2. - Keamanan: Telegram menggunakan enkripsi end-to-end dan fitur pesan yang dapat diatur untuk menghilangkan diri sendiri.
- Kecepatan Pengiriman: Pesan dikirim dengan cepat melalui jaringan global.
- Grup dan Kanal: Telegram memungkinkan pembuatan grup dengan anggota hingga ribuan orang dan kanal untuk mengirim konten kepada banyak pengguna.
- Bot dan Automasi: Pengembang dapat membuat bot untuk memberikan layanan otomatis, seperti pemberitahuan atau bantuan.
- Cloud Storage: Telegram menyediakan penyimpanan awan untuk memungkinkan akses pesan dari berbagai perangkat.
3. - Kurang Populer: Telegram mungkin kurang populer dibandingkan dengan platform pesan lainnya seperti WhatsApp.
- Tidak Begitu Universal: Tidak semua kontak atau teman mungkin menggunakan Telegram, yang dapat membatasi pilihan komunikasi.
4. Telegram dikembangkan oleh Telegram Messenger LLP, yang didirikan oleh Pavel Durov dan saudaranya Nikolai Durov.
5. Telegram menggunakan berbagai teknologi seperti protokol enkripsi kriptografi kustom, teknologi cloud, dan teknologi pengiriman pesan instan.
6. Infrastruktur Telegram mencakup server yang tersebar di berbagai lokasi global untuk menyimpan data pengguna dan pesan.
7. Telegram menggunakan bahasa pemrograman seperti C++, Java, dan Python untuk mengembangkan aplikasinya.
8. Metode Telegram melibatkan antarmuka pengguna yang mudah digunakan untuk mengirim pesan, membuat grup, mengelola konten, dan menggunakan bot.
9. Telegram Messenger LLP bertindak sebagai vendor utama dalam pengembangan dan penyediaan layanan Telegram.
10. Telegram digunakan untuk berkomunikasi dengan teman, keluarga, dan rekan kerja melalui pesan teks, panggilan suara/video, serta berbagi media dan lokasi. Ini juga dapat digunakan untuk berkomunikasi dalam konteks bisnis, organisasi, dan komunitas melalui grup dan kanal.
C. DISCORD
1.Discord adalah platform komunikasi berbasis teks dan suara yang dirancang untuk komunitas dan kelompok berbagai ukuran. Awalnya dibuat untuk komunitas gamer, Discord telah berkembang menjadi alat yang lebih umum digunakan untuk berkomunikasi dan berkolaborasi dalam berbagai konteks.
2. - Komunikasi Real-Time: Discord memungkinkan pengguna untuk berkomunikasi secara real-time melalui teks, suara, dan video.
- Server dan Channel: Pengguna dapat membuat server pribadi atau bergabung dengan server yang ada, dan dalam setiap server, pengguna dapat membuat channel berbeda untuk topik atau kelompok tertentu.
- Integrasi Bot: Discord mendukung integrasi bot yang dapat digunakan untuk otomatisasi, pengelolaan server, permainan, dan berbagai fitur lainnya.
- Platform Lintas Perangkat: Tersedia di berbagai perangkat, termasuk desktop, ponsel, dan web.
3. - Keterbatasan Video Conference: Meskipun Discord mendukung panggilan video, fiturnya mungkin tidak sekomprensif seperti platform konferensi video khusus.
- Tingkat Kebisingan: Dalam server yang ramai, pesan dan suara dapat menjadi bising dan membingungkan.
- Tantangan Moderasi: Pada server besar, moderasi konten dan anggota bisa menjadi tugas yang sulit.
- Peluang Distraction: Jika tidak digunakan dengan bijak, Discord bisa mengganggu produktivitas karena banyaknya opsi komunikasi.
4. Discord Inc. adalah perusahaan yang mengembangkan platform Discord. Mereka berkantor pusat di San Francisco, California, Amerika Serikat.
5. Discord menggunakan teknologi berbagai bahasa pemrograman dan framework, termasuk Elixir ( Elixir adalah bahasa pemrograman fungsional yang dirancang untuk mengembangkan aplikasi yang toleran terhadap kesalahan dan bersifat responsif. ) , Rust ( Rust adalah bahasa pemrograman sistem yang ditujukan untuk mengatasi masalah umum dalam pengembangan perangkat lunak, seperti kesalahan memori, data race, dan keamanan. Rust memadukan fitur-fitur modern dengan kendali tingkat rendah pada perangkat keras, sehingga menghasilkan kode yang efisien dan aman. ) , JavaScript ( JavaScript adalah bahasa pemrograman tingkat tinggi yang banyak digunakan untuk pengembangan web. Ini adalah bahasa pemrograman yang dijalankan di sisi klien (browser) dan digunakan untuk membuat interaksi antarmuka pengguna, animasi, manipulasi DOM (Document Object Model), serta mengambil dan mengirim data dari server. ), dan React ( React adalah sebuah pustaka (library) JavaScript yang dikembangkan oleh Facebook. Ini digunakan untuk membangun antarmuka pengguna (UI) dalam aplikasi web. React menggunakan konsep komponen, di mana UI dibagi menjadi bagian-bagian yang lebih kecil yang dapat dikelola dengan lebih mudah. React memungkinkan pengembang untuk membangun tampilan yang dinamis dan responsif dengan mudah, serta mengelola perubahan tampilan secara efisien.) untuk pengembangan antarmuka pengguna.
6. Infrastruktur Discord mencakup server-server yang tersebar di berbagai lokasi di seluruh dunia. Mereka juga menggunakan layanan cloud seperti AWS (Amazon Web Services) untuk hosting dan penyimpanan.
7. Pemrograman dilakukan menggunakan berbagai bahasa, termasuk Elixir untuk layanan back-end, Rust untuk komponen kritis, dan JavaScript/React untuk antarmuka pengguna.
8. Discord mengikuti metodologi pengembangan perangkat lunak yang umum seperti Agile atau Scrum, dengan penekanan pada pengembangan berkelanjutan dan tanggapan cepat terhadap perubahan.
9. Discord dapat menggunakan layanan dari berbagai vendor, tergantung pada kebutuhan infrastruktur mereka, misalnya layanan cloud seperti AWS, penyedia jaringan dan keamanan, serta penyedia layanan pihak ketiga untuk fitur khusus.
10. - Komunitas Gaming: Awalnya dirancang untuk ini, banyak komunitas gamer menggunakan Discord untuk berkomunikasi saat bermain bersama.
- Komunikasi Kelompok: Baik untuk kelompok teman, keluarga, atau kolega untuk berkomunikasi dalam konteks informal atau profesional.
- Belajar Jarak Jauh: Banyak kelompok belajar dan tutor menggunakan Discord untuk berinteraksi dan mengajar dalam format jarak jauh.
- Pertemuan dan Diskusi: Beberapa komunitas menggunakan Discord untuk pertemuan virtual, diskusi panel, dan berbagai acara online.
- Kolaborasi Proyek: Tim pengembang dan kreatif menggunakan Discord untuk berkolaborasi dalam proyek-proyek mereka.
DATA DI ATAS ( DISCORD ) ADALH INFORMASI PENGETAHUAN HINGGA SEPTEMBER 2021. DAN ADA KEMUNGKINAN ADANYA PERKEMBANGAN BARU SEJAK ITU.
SOAL:
Carilah informasi mengenai APLIKASI
1. Jelaskan apa yang di maksud
2. Kelebihan
3. Kekurangan
4. Perusahaan yang mengembangkan
5. Teknologi yang di gunakan
6. Infastruktur yang di gunakan
7. Pemograman yang di lakukan
8. Motode yang di gunakan
9. Vendor yang di gunakan
10. Di gunakan untuk apa
Komentar
Posting Komentar