Rangkuman KITS
Tkj (teknik komputer dan jaringan) merupakan salah satu jurusan yang ada di smkn 1 Nglegok, jurusan ini mempelajari seluruh seluk beluk komputer dan jaringan, jurusan tkj di bagi menjadi 2 bidang, yaitu sys admin dan network.
NETWORK , atau jaringan, adalah kumpulan perangkat komputer atau perangkat lain yang saling terhubung melalui jalur komunikasi untuk bertukar data dan informasi. Jaringan dapat berupa jaringan komputer lokal (Local Area Network/LAN) di dalam suatu gedung atau area terbatas, atau jaringan yang lebih luas seperti jaringan wilayah metropolitan (Metropolitan Area Network/MAN) atau jaringan area luas (Wide Area Network/WAN) yang mencakup wilayah yang lebih besar, bahkan mencakup wilayah yang berbeda negara.
Tujuan utama dari jaringan adalah memungkinkan perangkat untuk saling berkomunikasi, berbagi sumber daya seperti data, printer, dan koneksi internet, serta menyediakan akses yang efisien dan aman terhadap informasi dan layanan yang diperlukan. Jaringan dapat beroperasi dengan menggunakan berbagai teknologi, termasuk kabel fisik, sambungan nirkabel, dan infrastruktur internet.
Jaringan memiliki peran penting dalam memfasilitasi pertukaran informasi, mendukung komunikasi, dan mendorong kolaborasi antara berbagai perangkat dan pengguna di era digital saat ini.
•> Introduction to networking merupakan sistem pengoperasian yang menghubungkan komputer dengan komputer lain atau benda yang bisa melakukan koneksi dengan komputer. Peran utama "Introduction to Networking" dalam komputer adalah sebagai berikut:
1. Memberikan pemahaman dasar: Kursus ini membantu pemula memahami prinsip dasar jaringan komputer, seperti topologi jaringan, protokol komunikasi, alamat IP, dan konsep-konsep lain yang mendasari kerja jaringan.
2. Menjelaskan komponen jaringan: Mengenalkan komponen utama yang membentuk jaringan, termasuk perangkat keras (seperti router, switch) dan perangkat lunak (seperti sistem operasi jaringan).
3. Mengajarkan cara konfigurasi jaringan: Kursus ini membantu pengguna memahami bagaimana mengatur jaringan sederhana, seperti menghubungkan komputer ke jaringan, memberikan alamat IP, dan memahami dasar konfigurasi perangkat jaringan.
•> Alamat IP (Internet Protocol) adalah serangkaian angka yang unik dan diberikan kepada setiap perangkat yang terhubung ke jaringan komputer yang menggunakan protokol internet. Alamat IP berfungsi sebagai penanda identitas dan alamat lokasi untuk memungkinkan perangkat berkomunikasi dan saling mengenali di dalam jaringan.
Ada dua versi alamat IP yang paling umum digunakan saat ini, yaitu:
1. IPv4 (Internet Protocol version 4): Ini adalah versi alamat IP yang paling banyak digunakan saat ini. IPv4 terdiri dari 32-bit angka dan biasanya ditampilkan dalam bentuk empat angka desimal yang dipisahkan oleh titik. Contohnya adalah 192.168.0.1 atau 203.0.113.45.
2. IPv6 (Internet Protocol version 6): Karena semakin banyak perangkat yang terhubung ke internet, IPv6 diperkenalkan untuk mengatasi keterbatasan alamat IP IPv4. IPv6 terdiri dari 128-bit angka heksadesimal dan ditampilkan dalam bentuk delapan blok angka heksadesimal yang dipisahkan oleh titik dua titik. Contohnya adalah 2001:0db8:85a3:0000:0000:8a2e:0370:7334.
Alamat IP memungkinkan perangkat untuk saling berkomunikasi, dan melalui alamat ini, data dapat dikirimkan dari satu perangkat ke perangkat lain di jaringan atau melintasi jaringan internet secara global. Selain itu, alamat IP juga memiliki peran dalam keamanan jaringan dan pengaturan akses ke layanan dan suber daya tertentu.
•>Router adalah perangkat jaringan yang berfungsi untuk menghubungkan beberapa jaringan komputer atau perangkat dengan memutuskan jalur yang paling efisien untuk mengirimkan data antara mereka.
Fungsi utama router adalah:
1. Mengarahkan paket data: Router membaca alamat IP pada paket data yang diterima dan menentukan jalur terbaik untuk mengirimkan paket tersebut ke tujuan yang tepat. Ini memungkinkan pengiriman data melalui berbagai jaringan yang berbeda.
2. Menghubungkan jaringan: Router berfungsi sebagai titik perantara yang menghubungkan jaringan lokal (LAN) dengan jaringan luas (WAN) seperti internet. Dengan demikian, router memungkinkan komunikasi antar jaringan yang berbeda.
3. Menerapkan keamanan: Router dapat berperan sebagai firewall yang mencegah akses yang tidak sah ke jaringan, mengontrol lalu lintas data, dan menyaring paket data yang mencurigakan.
4. Network Address Translation (NAT): Router juga dapat melakukan NAT, mengubah alamat IP pribadi dari perangkat dalam jaringan lokal menjadi alamat IP publik yang dapat diakses di internet. Ini memungkinkan beberapa perangkat di jaringan lokal untuk berbagi satu alamat IP publik.
•> Router adalah salah satu perangkat yang paling penting dalam jaringan komputer karena memungkinkan komunikasi antara jaringan yang berbeda dan memastikan data dikirimkan dengan efisien dan aman ke tujuan yang tepat.
•> Switch adalah perangkat jaringan yang digunakan untuk menghubungkan beberapa perangkat komputer dalam suatu jaringan lokal (Local Area Network/LAN). Perangkat ini bekerja pada lapisan dua (Layer 2) model OSI (Open Systems Interconnection) dan dapat mengenali alamat MAC (Media Access Control) dari setiap perangkat yang terhubung.
•> Server adalah perangkat keras atau perangkat lunak yang berfungsi untuk menyediakan berbagai layanan, data, atau sumber daya kepada perangkat lain dalam jaringan. Perangkat ini beroperasi secara terus-menerus dan siap menerima permintaan dari klien (client) untuk memberikan informasi atau layanan yang diminta.
Sysadmin adalah singkatan dari System Administrator atau Administrator Sistem dalam bahasa Indonesia. Sysadmin adalah seorang profesional IT yang bertanggung jawab untuk mengelola, mengkonfigurasi, dan memelihara infrastruktur teknologi informasi (TI) dalam suatu organisasi atau perusahaan.
Tugas dan tanggung jawab seorang sysadmin mencakup:
1. Instalasi dan konfigurasi sistem operasi dan perangkat lunak: Sysadmin bertanggung jawab untuk menginstal dan mengonfigurasi sistem operasi dan perangkat lunak pada server dan perangkat lain dalam jaringan.
2. Pengelolaan jaringan: Sysadmin mengelola jaringan komputer, termasuk pengaturan router, switch, firewall, dan perangkat jaringan lainnya untuk memastikan konektivitas yang lancar dan aman.
3. Keamanan sistem: Sysadmin bertanggung jawab untuk menjaga keamanan sistem dan data dengan mengimplementasikan langkah-langkah keamanan seperti firewall, antivirus, dan pembaruan perangkat lunak.
4. Backup dan pemulihan data: Sysadmin membuat dan mengelola cadangan (backup) data secara teratur untuk memastikan bahwa data penting dapat dipulihkan jika terjadi kehilangan atau kegagalan sistem.
5. Penyelesaian masalah dan dukungan: Sysadmin mengatasi masalah teknis dan memberikan dukungan kepada pengguna dan karyawan dalam hal perangkat keras, perangkat lunak, dan jaringan.
6. Kapasitas perencanaan: Sysadmin mengantisipasi pertumbuhan kebutuhan infrastruktur dan merencanakan kapasitas untuk memastikan sistem dapat mendukung permintaan yang lebih tinggi.
Peran sysadmin sangat penting dalam menjaga kelancaran operasional sistem, keamanan, dan kinerja teknologi informasi di organisasi atau perusahaan. Mereka memastikan bahwa infrastruktur TI berfungsi dengan baik sehingga aktivitas bisnis dapat berjalan lancar dan efisien.
Topologi dalam konteks jaringan komputer adalah cara fisik atau logis di mana perangkat-perangkat jaringan terhubung satu sama lain. Topologi menggambarkan pola hubungan antara perangkat dan jalur komunikasi yang digunakan untuk mentransmisikan data di dalam jaringan.
Ada beberapa jenis topologi jaringan yang umum digunakan:
1. Topologi Bintang (Star Topology): Setiap perangkat terhubung ke pusat tunggal, seperti switch atau hub. Semua komunikasi antara perangkat dilakukan melalui pusat ini.
2. Topologi Bus (Bus Topology): Semua perangkat terhubung ke kabel tunggal yang berfungsi sebagai jalur komunikasi. Data dikirimkan di kabel dan akan diterima oleh semua perangkat, tetapi hanya perangkat tujuan yang akan memprosesnya.
3. Topologi Cincin (Ring Topology): Setiap perangkat terhubung ke perangkat sebelum dan sesudahnya, membentuk lingkaran tertutup. Data bergerak dalam satu arah melalui jalur cincin ini.
4. Topologi Mesh (Mesh Topology): Setiap perangkat terhubung langsung dengan semua perangkat lain dalam jaringan. Hal ini menghasilkan tingkat redundansi yang tinggi dan keandalan komunikasi.
5. Topologi Pohon (Tree Topology): Menggabungkan beberapa topologi bintang yang lebih kecil menjadi satu jaringan yang lebih besar. Topologi ini mirip dengan struktur pohon dengan cabang-cabangnya.
Pemilihan topologi jaringan dipengaruhi oleh kebutuhan, kehandalan, dan ukuran jaringan. Setiap jenis topologi memiliki kelebihan dan kelemahan masing-masing, dan penerapannya dapat berbeda tergantung pada skenario dan kebutuhan jaringan yang diinginkan.
OSI Layer adalah sebuah model referensi yang menggambarkan cara komputer atau perangkat jaringan berkomunikasi satu sama lain. Model ini memiliki tujuan untuk memahami dan memetakan proses komunikasi dalam jaringan menjadi lapisan-lapisan yang terpisah dan berurutan. Untuk cara menghafal urutan OSI layer pun cukup mudah yaitu dengan menggunakan peribahasa anak Pak Soleh tidak nakal dan pintar.
•> ANAK --> Application: Merupakan lapisan tertinggi yang berinteraksi langsung dengan aplikasi pengguna, seperti web browser, email, dan lain-lain.
•> PAK --> Presentation: Bertanggung jawab untuk mengatur format data agar dapat dipahami oleh penerima.
•> SHOLEH --> Session: Mengatur dan menjaga sesi komunikasi antara dua aplikasi.
•> TIDAK --> Transport: Menangani koneksi dan pemeliharaan data dalam komunikasi end-to-end antara dua perangkat.
•> NAKAL --> Network: Bertanggung jawab untuk pengiriman paket data melalui jaringan yang berbeda, termasuk routing dan pengalamatan.
•> DAN --> Data Link: Menangani pengiriman frame data di antara dua node yang berdekatan dalam jaringan.
•> PINTAR --> Physical: Bertanggung jawab untuk pengiriman bit melalui media fisik seperti kabel, serat optik, atau gelombang radio.
Setiap lapisan OSI berkomunikasi dengan lapisan sebelahnya dengan menggunakan protokol dan layanan tertentu, sehingga memungkinkan proses komunikasi yang terstruktur dan efisien dalam jaringan.
Teknologi Komputer dan Jaringan (TKJ) merupakan suatu bidang yang luas dan beragam. Dalam rangkuman, kita dapat menyimpulkan bahwa TKJ adalah disiplin yang berkaitan dengan pengembangan, pemeliharaan, dan pengelolaan infrastruktur teknologi informasi dan jaringan.
Para siswa/i TKJ mempelajari dasar-dasar pemrograman, administrasi sistem, keamanan jaringan, perakitan komputer, dan pemecahan masalah teknis. Mereka juga diperkenalkan dengan konsep-konsep penting dalam jaringan seperti protokol, topologi, dan perangkat jaringan.
Dalam proses pembelajaran, siswa TKJ dihadapkan pada berbagai tugas praktis, seperti merakit dan mengonfigurasi perangkat keras komputer, instalasi sistem operasi, serta pengembangan dan pemrograman aplikasi.
Materi TKJ sangat relevan dengan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang terus berubah, sehingga para siswa harus selalu beradaptasi dengan perkembangan terbaru untuk tetap kompetitif di industri IT.
Secara keseluruhan, materi TKJ mengajarkan siswa tentang teknologi modern dan keterampilan penting yang dibutuhkan untuk menjadi profesional di bidang teknologi komputer dan jaringan.
Komentar
Posting Komentar