NETWORK 4-SEPTEMBER-2023

MERAKIT PC

 1. Sebutkan hardware pembentuk komputer dan fungsinya!

Berikut adalah beberapa hardware penting yang membentuk komputer:

1. Central Processing Unit (CPU): Otak komputer yang menjalankan instruksi-instruksi program.

2. Motherboard: Papan sirkuit utama yang menghubungkan dan mengkoordinasikan komponen-komponen lainnya.

3. Memory (RAM): Tempat penyimpanan sementara untuk data dan program yang sedang berjalan.

4. Hard Drive atau Solid-State Drive (SSD): Tempat penyimpanan permanen untuk sistem operasi, aplikasi, dan data.

5. Graphics Processing Unit (GPU): Bertanggung jawab atas pemrosesan grafis dan tampilan visual.

6. Power Supply Unit (PSU): Memberikan daya listrik ke seluruh komponen komputer.

7. Optical Drive (opsional): Digunakan untuk membaca dan menulis CD, DVD, atau Blu-ray.

8. Sound Card (opsional): Memproses audio untuk menghasilkan suara.

9. Network Interface Card (NIC) (opsional): Memungkinkan koneksi ke jaringan.

10. Case (Chassis): Tempat fisik untuk semua komponen, memberikan perlindungan dan sirkulasi udara.

11. Monitor: Menampilkan informasi visual dari komputer.

12. Keyboard dan Mouse: Alat input utama untuk berinteraksi dengan komputer.

13. Speaker atau Headset (opsional): Untuk output audio.

14. Webcam (opsional): Digunakan untuk video konferensi dan panggilan video.

15. Cooling System: Termasuk kipas dan pendingin untuk mencegah suhu komputer naik terlalu tinggi.

16. Network Router (jika berlaku): Digunakan untuk menghubungkan komputer ke internet.

Semua komponen ini bekerja bersama-sama untuk membentuk komputer yang berfungsi. Beberapa di antaranya opsional tergantung pada kebutuhan pengguna dan jenis komputer yang dibangun.

2. Sebutkan langkah-langkah merakit PC!

          Merakit komputer pribadi (PC) adalah tugas yang memerlukan perhatian terhadap detail dan pemahaman tentang komponen perangkat keras komputer. Berikut adalah langkah-langkah umum untuk merakit PC:

1. Persiapan dan Keamanan:

   - Pastikan Anda bekerja di area yang bersih dan terang.

   - Matikan listrik dan kenakan gelang anti-statis untuk mencegah kerusakan perangkat elektronik akibat muatan statis.

2. Pemilihan Komponen:

   - Pilih komponen perangkat keras yang sesuai dengan kebutuhan Anda, seperti CPU, motherboard, RAM, GPU, hard drive/SSD, PSU, dan lainnya.

3. Perakitan:

   - Pasang CPU ke socket pada motherboard dengan hati-hati, lalu pasang heatsink dan fan CPU.

   - Pasang RAM ke slot RAM pada motherboard.

   - Pasang motherboard ke dalam casing komputer.

   - Pasang GPU (jika ada) ke slot PCIe pada motherboard.

   - Sambungkan kabel daya dari PSU ke motherboard, CPU, GPU, dan perangkat penyimpanan.

   - Pasang perangkat penyimpanan (hard drive/SSD) ke dalam casing dan hubungkan dengan motherboard melalui kabel SATA atau M.2, jika diperlukan.

   - Pasang unit pendingin udara atau cair (jika tidak ada pendingin bawaan pada CPU) dan hubungkan dengan motherboard.

   - Sambungkan kabel daya dari PSU ke semua komponen yang memerlukan daya, termasuk perangkat penyimpanan, GPU, dan pendingin CPU.

4. Kabel Manajemen:

   - Susun kabel dengan rapi dan aman di dalam casing komputer untuk memastikan sirkulasi udara yang baik dan menghindari kabel yang mengganggu komponen.

5. Pemantauan Koneksi:

   - Periksa kembali semua koneksi untuk memastikan semuanya terpasang dengan benar dan aman.

6. Boot Pertama:

   - Hubungkan monitor, keyboard, dan mouse ke komputer.

   - Sambungkan kabel daya ke PSU dan nyalakan komputer untuk melakukan booting pertama.

   - Instal sistem operasi dan driver yang diperlukan.

7. Tes dan Troubleshooting:

   - Jalankan pengujian untuk memastikan komponen berfungsi dengan baik, seperti memeriksa suhu CPU dan GPU.

   - Jika ada masalah, lakukan troubleshooting dan perbaikan sesuai kebutuhan.

8. Penutupan Casing:

   - Tutup casing komputer dengan baik setelah Anda yakin semuanya berfungsi dengan baik.

9. Penyimpanan Kabel:

   - Pastikan semua kabel terorganisir dengan baik di dalam casing dan tidak mengganggu aliran udara.

10. Selesai:

    - Komputer Anda siap digunakan!

Pastikan untuk mengikuti panduan dan petunjuk spesifik dari produsen komponen Anda karena beberapa langkah mungkin bervariasi tergantung pada merek dan modelnya. Juga, selalu berhati-hati dan berpikir sebelum bertindak saat merakit komputer untuk menghindari kerusakan atau masalah potensial. 

3. Jelaskan prinsip K3LH atau keselamatan  dalam proses perakitan PC!

Prinsip K3LH (Kesehatan, Keselamatan, dan Keamanan Kerja) atau keselamatan dalam proses perakitan PC adalah sangat penting untuk memastikan bahwa Anda bekerja dengan aman dan menghindari risiko cedera atau kerusakan perangkat keras. Berikut adalah prinsip-prinsip K3LH yang harus diterapkan dalam proses perakitan PC:

1. Pengetahuan dan Pelatihan: Pastikan Anda memiliki pemahaman yang memadai tentang komponen perangkat keras, petunjuk perakitan, dan prosedur keselamatan sebelum Anda mulai. Jika perlu, pelajari lebih lanjut atau minta bantuan dari sumber yang kompeten.

2. Perlindungan Terhadap Muatan Statis: Kenakan gelang anti-statis dan berada dalam area yang tidak mengandung banyak muatan listrik statis untuk mencegah kerusakan pada komponen sensitif.

3. Kebersihan dan Kerapihan: Pastikan area kerja Anda bersih dan teratur. Jauhkan perangkat keras dan komponen di atas permukaan yang stabil dan bersih untuk menghindari jatuh atau tergores.

4. Pemilihan Peralatan dan Alat yang Tepat: Gunakan alat dan peralatan yang sesuai dan berkualitas baik. Pastikan Anda memiliki semua alat yang diperlukan sebelum memulai perakitan.

5. Penggunaan Alat Pelindung: Gunakan peralatan pelindung pribadi, seperti kacamata pelindung dan sarung tangan, jika diperlukan, untuk melindungi mata dan tangan Anda selama proses perakitan.

6. Kabel Manajemen: Susun kabel dengan rapi dan aman di dalam casing komputer untuk memastikan sirkulasi udara yang baik dan menghindari kabel yang mengganggu komponen.

7. Kontrol Debu: Debu dapat menyebabkan masalah dengan komponen seperti kipas pendingin dan penyimpanan. Pastikan area kerja dan komponen tetap bersih dari debu.

8. Pemantauan Suhu: Selama dan setelah perakitan, pantau suhu komponen seperti CPU dan GPU untuk memastikan mereka tidak overheating. Pastikan sistem pendingin berfungsi dengan baik.

9. Pemeliharaan Alat: Periksa alat-alat Anda secara teratur untuk memastikan bahwa mereka dalam kondisi baik. Ganti alat yang aus atau rusak.

10. Pengujian dan Troubleshooting: Setelah selesai merakit PC, lakukan pengujian untuk memastikan semuanya berfungsi dengan baik. Jika ada masalah, lakukan troubleshooting dengan hati-hati.

11. Pemadaman yang Aman: Matikan listrik sebelum memasang atau mencopot komponen, dan pastikan PSU (Power Supply Unit) dalam posisi off saat melakukan perubahan pada perangkat keras.

12. Pengelolaan Limbah: Buang limbah elektronik dengan benar sesuai dengan peraturan lingkungan yang berlaku. Jangan buang komponen perangkat keras bekas ke tempat sampah biasa.

Mengikuti prinsip-prinsip K3LH ini akan membantu menjaga keselamatan dan kesehatan Anda saat merakit PC, serta memastikan bahwa komputer yang Anda hasilkan berfungsi dengan baik. Keselamatan selalu harus menjadi prioritas utama dalam setiap pekerjaan yang melibatkan perangkat keras komputer.



Nama: Dina Riska Nasrilla

Kelas: X TKJ 1

Absen: 27

Guru pengampu: Ari Kunanti S.Si



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cisco 29 April 2025

Alat Ukur Jaringan

ssh debian